Jumat, 06 April 2012

Duh, Kamu...


Kenapa keadaan mematahkan lagi segala harapan ?
Kenapa semudah itu kamu menyembunyikan perasaanku ketika kamu meng-iya-kan semua tawarannya ?
jangankan janjimu yg akan tetap bersamaku setelah malam itu, secara tidak langsung sore itupun kamu sudah melupakan aku.
Kamu lupa dengan rasa yang sudah tumbuh dan berkembang..
Kamu lupa dengan asa yang sudah banyak berterbangan..
Kamu lupa sakitnya rasa kecewa..
Seorang aku ini pintar sekali berakting, menyembunyikan segala keadaan hati yang tak mau kamu ketahui
Ketika pagi itu aku membolehkan kamu pergi dengan tersenyum dan kamupun tersenyum..
Itulah hari dimana aku memulai hariku dengan napas yang sesak. Sesak sekali.
Aku berusaha melawan ego didalam aku, aku tidak ingin melarangmu hanya karna aku tidak ingin sakit hati.
Tapi ternyata... dibalik aku yang menang melawan egoku, ada kamu yang kalah begitu saja ketika  kamu dikuasai egomu. Kamu lebih memilih mengecewakanku daripada tidak pergi kesana, kamu lebih memilih mengorbankan perasaanku daripada perasaan tidak enak-mu atasnya. 
Entahlah apa boleh aku begini, dihubungan seperti ini ?
Aku hanya terlalu takut dan belum mempersiapkan apa-apa untuk kehilanganmu .
Boleh aku meminta padamu sekali lagi ? sekalipun itu tidak akan mengubah keputusanmu..
Tolong.. tetaplah tinggal dan jangan pergi kesana, ya ?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar