Rabu, 25 Juli 2012
Hatimu semak belukar akulah kupu-kupu liar hidup diantara akar-akar debar
Hatimu bentang samudra pemulih ketika rindu mendera sumber dari rasa yang membara
Hatimu sungai mengalir diarusmu senyumku terukir penghilang ragu dan segala getir
Hatimu palung terdalam didalamnya aku tenggelam menyelam diantara rasa yang tak pernah padam
Hatimu lengkung pelangi menaungi bunga-bunga musim semi alasan bahagia tanpa tepi
Hatimu tetesan hujan jatuh membasahi harapan lalu tumbuh subur menjadi kenyataan
Hatimu pusat bumi, tak pernah berhenti berotasi mengelilingi hari mimpi dan hati
Hatimu. Rumahku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar