Selasa, 04 Desember 2012

Sebelum ada kamu.


Sebelum ada kamu, tawa tidak pernah selepas ini.
gelak tidak pernah mentransformasikan dirinya menjadi bahak
dan tanpamu aku hampir menjadi bangkai yang siap dimakan gagak


Sebelum ada kamu, wajah tidak pernah semerona ini
seperti ada tomat dibalik kulit pipi, yang terus memerah tanpa henti
dan denganmu, bahagiaku tak kenal mati


Sebelum ada kamu, denyut jantung tidak pernah semerdu ini
seperti mahakarya sebuah orkestra
rasaku mengalun disela hati tanpa jeda 


Sebelum ada kamu, rindu tidak pernah sebrengsek ini
ada perih yang terus mengakar, mengalir seperti lahar
jauh darimu, ada bagian dari hatiku yang memar


Sebelum ada kamu, cinta tidak pernah setulus ini
menikmati rasa yang tak pernah berhenti
seperti menari diantara konstelasi pelangi
dan melihatmu bahagia, seperti ada bagian dari doaku yang mewujud nyata


Sebelum ada kamu, aku pernah mati dalam lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar